# lppmsintesa ## Posts - [Demo di Simpang Gramedia Jogja Tuntut Prabowo-Gibran Mundur ](https://lppmsintesa.com/demo-di-simpang-gramedia-jogja-tuntut-prabowo-gibran-mundur/): YOGYAKARTA — Ratusan mahasiswa dan warga menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Empat Gramedia, Yogyakarta, pada Selasa (1/9/). Kegiatan unjuk rasa ini diakibatkan oleh kekecewaan publik terhadap kinerja presiden. “Terjadi banyak ketidakadilan, bencana, dan penguasa yang bertindak semaunya,” Ungkap Sinta (bukan nama sebenarnya). Selain itu, keracunan akibat MBG dan RUU Perampasan Aset juga menjadi alasan. Berbagai alasan tersebut memicu kemarahan massa hingga turun ke jalan dan menyuarakan kritik melalui orasi.  Orasi yang disampaikan memuat penolakan terhadap draf RUU Perampasan Aset karena dinilai memuat pasal karet. Warga juga mengeluhkan lonjakan harga bahan pokok serta kenaikan BBM semenjak program Makan Bergizi Gratis berjalan. […] - [Menggugat Solidaritas Semu pada Aktivisme Digital  di Tengah Matinya Gerakan Akar Rumput](https://lppmsintesa.com/menggugat-solidaritas-semu-pada-aktivisme-digital-di-tengah-matinya-gerakan-akar-rumput/): Di era modern, panggung perlawanan telah bergeser secara drastis dari aspal jalanan menuju layar gawai. Saat ini kita disuguhkan sebuah ironi yang tajam. Keriuhan tagar dan luapan likes di media sosial melonjak tajam, tetapi kekuatan pengorganisasian gerakan di akar rumput justru semakin melemah. Kemudahan berpartisipasi di dunia maya sering kali hanya membuahkan “solidaritas semu”, sebuah ilusi eksistensi yang perlahan mengancam terbentuknya transformasi sosial yang nyata. Fenomena ini memunculkan paradoks yang menjebak masyarakat dalam kubangan slacktivism. Akses informasi yang begitu luas ternyata tidak diimbangi oleh komitmen politik yang tinggi di dunia nyata. Akibatnya, lahir gerakan-gerakan leaderless yang sangat mudah viral, tetapi sangat […] - [Upah Rendah dan Eksploitasi Membawa Pekerja ke Lingkaran Setan](https://lppmsintesa.com/upah-rendah-dan-eksploitasi-membawa-pekerja-ke-lingkaran-setan/): 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau yang sering disebut May Day. Peringatan ini dimanfaatkan untuk menyuarakan perjuangan hak-hak pekerja. Menurut laporan Kompas, pekerja di Indonesia masih terjebak dalam ketidakstabilan finansial untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kebijakan upah murah yang tidak sebanding dengan meroketnya biaya hidup menyebabkan mayoritas buruh terpaksa bertahan hidup dengan pinjaman utang. Hal ini memunculkan fenomena pekerja prekariat, di mana waktu dan tenaga mereka habis diperas untuk melunasi utang yang tidak pernah lunas.  Kontradiksi Pertumbuhan Ekonomi dengan Kondisi Pekerja Indonesia   Di tengah realitas jeratan utang finansial yang mencekik kehidupan para pekerja di Indonesia, indikator pertumbuhan ekonomi nasional justru […] - [May Day Yogyakarta 2026, Gugat Upah Murah di Sektor Akademik dan Industri Kreatif](https://lppmsintesa.com/may-day-yogyakarta-2026-gugat-upah-murah-di-sektor-akademik-dan-industri-kreatif/): YOGYAKARTA – Isu upah rendah di sektor akademik dan kreatif memicu gelombang protes massa. Serikat Pekerja Gadjah Mada (SEJAGAD) dan Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif (SINDIKASI) menggelar aksi pada Jumat (1/5). Aksi berpusat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta dengan melakukan penyampaian orasi dan pembentangan poster tuntutan. Kemudian, aksi dilanjutkan dengan long march dari eks-parkiran Abu Bakar Ali menuju Gedung DPRD DIY yang diinisiasi oleh Aliansi Mei Melawan. Aksi pertama dimulai pukul 10.00 WIB. Dalam orasinya di atas mobil komando, perwakilan Serikat Pekerja Gadjah Mada (SEJAGAD) menyoroti potret buram di lingkungan akademik.  Upah rendah dan ketimpangan beban kerja menjadi tuntutan utama. […] - [Unjuk Rasa Masyarakat di Mapolda DIY Berakhir dengan Intimidasi dan Penangkapan ](https://lppmsintesa.com/unjuk-rasa-masyarakat-di-mapolda-diy-berakhir-dengan-intimidasi-dan-penangkapan/): YOGYAKARTA — Ratusan massa aksi yang didominasi oleh mahasiswa mengepung Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Mapolda DIY) pada Selasa (24/02). Mengenakan pakaian serba gelap, massa menuntut keadilan atas tewasnya seorang pelajar SMP di Maluku yang dibunuh oleh anggota Brimob, sekaligus mendesak reformasi institusi Polri secara menyeluruh. Massa menuntut keadilan bagi pihak yang menjadi korban tindakan represif polisi dan mendesak agar pelaksanaan reformasi Polri dijalankan secara serius. Massa berjalan dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta dengan pakaian serba hitam dan tiba di Polda DIY pada pukul 18:25 WIB. Saat berada di titik aksi, mereka langsung memblokade jalan saat tiba di depan Polda […] - [Melalui Aksi Karaoke WNI Mumet, Masyarakat Desak Pemerintah Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan](https://lppmsintesa.com/melalui-aksi-karaoke-wni-mumet-masyarakat-desak-pemerintah-prioritaskan-pendidikan-dan-kesehatan/): Puluhan massa berseragam merah muda berkumpul memenuhi kawasan Bundaran UGM pada Jumat (13/2). Mereka menggelar aksi yang bertajuk “Karaoke WNI Mumet”. Aksi yang dipelopori oleh Ibu Berisik membahas topik kedamaian dan pengalihan alokasi dana untuk MBG yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Gelar aksi ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ditandai dengan massa yang mulai berkumpul dengan pakaian merah muda dan panci di tangan mereka. Aksi perlahan membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB. Sesuai dengan sebutannya, gelar aksi ini diiringi musik karaoke dan makanan yang dibagikan kepada seluruh massa aksi. Kegiatan ini diadakan karena keresahan yang dihadapi masyarakat akan keputusan yang dianggap tidak […] - [Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto](https://lppmsintesa.com/dalih-pembunuhan-massal-gerakan-30-september-dan-kudeta-suharto/): Identitas Buku Peresensi: Upik Maulia Penulis : John Rossa Penerjemah : Hersri Setiawan  Penyunting : Ayu Ratih dan Hilmar Farid Judul Buku : Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto Penerbit : Hasta Mitra Tahun : 2008 Tebal Buku : 392 hlm; 16 cm x 23 cm ISBN : 978-979-17579-0-4 Harga : Rp109.760 Membongkar Narasi Orba di Balik Tragedi 1965 Gerakan 30 September 1965 (G-30-S) hingga kini masih menyisakan misteri besar dalam sejarah Indonesia.  Pemecahan kasus tersebut akan membawa implikasi yang luas bagi sejarah karena menyangkut pertaruhan dalam “kontroversi tentang dalang” sangat besar. Pandangan tersebut dijelaskan  dalam buku Pretext […] - [Dari 'Protektor' Jadi 'Eksekutor': Menilik Aksi Kekerasan Oknum Kepolisian terhadap Masyarakat Sipil](https://lppmsintesa.com/dari-protektor-jadi-eksekutor-menilik-aksi-kekerasan-oknum-kepolisian-terhadap-masyarakat-sipil/): Anggota kepolisian acap kali diperkenalkan sebagai pelindung, pengayom, dan penjaga ketertiban di masyarakat. Namun, realita menunjukkan sebaliknya. Rentetan kasus yang terjadi dewasa ini justru menyeret anggota kepolisian sebagai pelaku kejahatan. Berbagai kekuasaan yang dimilikinya seringkali dimanfaatkan untuk melakukan tindak kekerasan dan penekanan pada masyarakat sipil. KontraS dalam kertas kebijakan berjudul “Hari Bhayangkara 2025: Kekerasan yang Menjulang di Tengah Penegakan Hukum yang Timpang” menyoroti kinerja Polri dari Juli 2024 hingga Juni 2025. Laporan ini  mencatat sebanyak 602 peristiwa kekerasan dilakukan oleh oknum kepolisian.  Dari 602 peristiwa kekerasan, kekerasan dengan penembakan menempati urutan pertama dengan total 411 kasus. Dalam periode tersebut, KontraS juga […] - [Aksi Damai Jogja Memanggil, Protes Brutalitas Aparat dan Kebijakan Tidak Pro Rakyat](https://lppmsintesa.com/aksi-damai-jogja-memanggil-protes-brutalitas-aparat-dan-kebijakan-tidak-pro-rakyat/): Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat—mahasiswa, akademisi, buruh, hingga organisasi dan komunitas masyarakat sipil—memadati kawasan Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (1/9). Mereka menggelar aksi damai buntut brutalitas aparat kepolisian, arogansi anggota DPR, hingga kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat.  Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Jogja Memanggil ini dimulai sekitar pukul 11.30 WIB. Massa duduk rapi di badan jalan sambil melakukan orasi dan membentangkan beberapa spanduk tuntutan. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib pukul 14.00 WIB setelah pernyataan sikap dan pembacaan tuntutan oleh perwakilan aliansi.  Puncak Kemarahan dan Kekesalan Rakyat Aksi damai ini merupakan akumulasi kemarahan dan kekecewaan publik pasca kematian Affan […] - [Dongeng Resmi ala Fadli Zon: Penyangkalan Pemerkosaan Massal hingga Kontroversi Hari Kebudayaan](https://lppmsintesa.com/dongeng-resmi-ala-fadli-zon-penyangkalan-pemerkosaan-massal-hingga-kontroversi-hari-kebudayaan/): Belum genap satu tahun setelah pelantikannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon telah memantik polemik melalui kebijakan dan pernyataan yang sarat tendensi politis. Pernyataannya yang menyangkal pemerkosaan massal terhadap perempuan Tionghoa dalam tragedi Mei 1998 merupakan bentuk pengingkaran terhadap pelanggaran HAM yang nyata dan terdokumentasi. Hal ini sejalan dengan upaya penulisan ulang sejarah yang berisiko mengaburkan bahkan menghapuskan lembaran-lembaran kelam dalam sejarah bangsa. Memperlakukan sejarah sebagai ruang yang dapat dikoreksi demi kepentingan penguasa adalah upaya pembungkaman ingatan kolektif bangsa.  Tak berhenti di situ, melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025, Kementerian Kebudayaan menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Alih-alih berpijak pada peristiwa sejarah […] - [Cania Citta Ajak Mahasiswa Menjadi Pemikir Rasional dalam Seminar Literasi #1](https://lppmsintesa.com/cania-citta-ajak-mahasiswa-menjadi-pemikir-rasional-dalam-seminar-literasi-1/): Sabtu (31/05), Literacy Center DTMI UGM, LPPM Sintesa, serta Gamapi Fisipol UGM menggelar acara berjudul Casual Talks x Seminar Literasi #1. Kegiatan ini direalisasikan dalam seminar dan bedah buku berjudul Makanya, Mikir!. Seminar yang menghadirkan penulis buku Cania Citta berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM. Melalui acara ini, Cania berupaya mengajak peserta yang hadir untuk membagi kebiasaan berpikir kritis. Adhika Pramudhia Kirana, selaku ketua pelaksana mengungkapkan alasan memilih Makanya, Mikir! karena buku ini mengajarkan untuk berpikir secara rasional.  Cania mengawali diskusi dengan mengajak peserta untuk mendefinisikan arti dari kata ‘rasional’. Salah satu peserta menyampaikan pendapat dan menjelaskan arti rasional yakni […] - [Aksi Okupasi Balairung Desak Rektor Wujudkan Ruang Kegiatan Layak Untuk Mahasiswa](https://lppmsintesa.com/aksi-okupasi-balairung-desak-rektor-wujudkan-ruang-kegiatan-layak-untuk-mahasiswa/): Sejak Rabu, 14 Mei 2025, Aliansi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada menggelar aksi kamping di halaman Balairung UGM untuk menuntut audiensi bersama rektor. Setelah sepekan tidak mendapat tanggapan, pada Rabu, 21 Mei 2025 jajaran rektorat akhirnya menemui massa aksi pada pukul 16.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa UGM menuntut rektorat untuk menyatakan mosi tidak percaya terhadap lembaga penyelenggara negara, menolak militerisme di ruang sipil, mencabut seluruh kebijakan yang berakar dari realokasi anggaran, mewujudkan ruang publik kampus yang inklusif, dan melakukan pembacaan ulang terhadap perangkat pencegahan, penanganan, dan pelaporan kekerasan seksual di lingkungan UGM.  Dalam audiensi tersebut, Ova Emilia rektor UGM menanggapi sejumlah […] - [Aksi Buruh Yogyakarta 2025 Soroti Kenaikan Upah hingga Perlindungan Hukum](https://lppmsintesa.com/aksi-buruh-yogyakarta-2025-soroti-kenaikan-upah-hingga-perlindungan-hukum/): “Buruh bersatu, berserikat untuk kesejahteraan bersama!” seruan itu lantang disampaikan perwakilan Dewan Serikat Pekerja Nasional Yogyakarta dari atas mobil komando dalam peringatan Hari Buruh Internasional pada Kamis, 1 Mei 2025. Hari itu, buruh kampus, ojol, pekerja rumah tangga (PRT), mahasiswa, dan berbagai serikat buruh lainnya melakukan aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Jalan Malioboro, Yogyakarta. Massa yang berkumpul di parkiran Abu Bakar Ali membuka aksi dengan mengumandangkan deklarasi menolak segala penggusuran yang terjadi di Yogyakarta. Setelahnya, massa melakukan longmars dari parkiran Abu Bakar Ali dan berakhir di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Dalam aksi kali ini, massa membawa tuntutan perihal kesejahteraan upah […] - [Okupasi DPRD DIY, Aliansi Jogja Memanggil Tolak RUU TNI](https://lppmsintesa.com/okupasi-dprd-diy-aliansi-jogja-memanggil-tolak-ruu-tni/): Aliansi Jogja Memanggil yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat melakukan aksi tolak pengesahan RUU TNI di halaman DPRD DIY, Kamis (20/03). Aksi yang dimulai pukul 11.00 WIB dan berakhir keesokan harinya pada pukul 01.30 WIB, awalnya berlangsung tertib. Namun, menjelang sore hingga malam, aksi kekecewaan terhadap pengesahan RUU TNI ini kian memanas.  Massa aksi yang mengenakan pakaian serba hitam bergerak dari parkiran Abu Bakar Ali menuju Gedung DPRD DIY. Sepanjang perjalanan, massa dengan lantang menyanyikan lagu Buruh Tani  dan meneriakkan “Revolusi”. Setibanya di Gedung DPRD DIY, massa segera memasuki halaman gedung dan melakukan orasi perlawanan dengan mobil komando. Massa dengan cepat […] - [Reformasi Dikhianati, Sivitas Akademika UGM Tolak RUU TNI](https://lppmsintesa.com/reformasi-dikhianati-sivitas-akademika-ugm-tolak-ruu-tni/): Rombongan mahasiswa dan dosen Universitas Gadjah Mada memadati halaman Balairung UGM untuk melakukan aksi protes terhadap revisi UU TNI pada Selasa, (18/03). Selain sivitas akademika UGM, aksi ini turut dihadiri oleh rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Fathul Wahid dan aktivis dari Forum Cik Di Tiro, Masduki.  Aksi diawali dengan penyampaian orasi oleh dosen dari Fakultas Hukum UGM, Herlambang. Dalam orasinya, Herlambang menyampaikan bahwa semangat dari rencana revisi UU TNI untuk mengikis supremasi sipil. Ia turut menyerukan ajakan untuk kampus-kampus agar bersama memperjuangkan suara publik dan tidak tinggal diam ketika ada situasi yang menindas rakyat. “Tujuan kita adalah sebagaimana hashtag-nya yaitu #KampusTolakDwifungsi,” […] - [Pilkada 2024 Kurang Kompetitif, Election Corner Jelaskan Penyebabnya](https://lppmsintesa.com/pilkada-2024-kurang-kompetitif-election-corner-jelaskan-penyebabnya/): Departemen Politik dan Pemerintah (DPP) FISIPOL UGM melalui lembaga riset Election Corner menyelenggarakan rilis media dengan tajuk “Peta Koalisi Pemenang Pilkada 2024 di Indonesia” pada Rabu, (05/03) di Laboratorium Big Data FISIPOL UGM. Rilis media ini disampaikan oleh Alfath Indonesia, dosen DPP UGM; Akhmad Fadhilah, mahasiswa DPP UGM; dan Tri Noviana, Manager Program Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Transformasi Sosial (LKIS) Yogyakarta. Menurut Fadhilah, penelitian mengenai Pilkada 2024 penting untuk dilakukan. Hal tersebut karena munculnya dominasi koalisi besar dalam pilkada kali ini yang perlu dikaji implikasinya terhadap demokrasi lokal di Indonesia. Fadhilah memetakan hasil Pilkada 2024 dalam dua poin penting. Pertama, […] - [Seruan Perlawanan dalam Aksi Indonesia Gelap di Yogyakarta](https://lppmsintesa.com/seruan-perlawanan-dalam-aksi-indonesia-gelap-di-yogyakarta/): Ribuan massa mengikuti aksi “Indonesia Gelap” yang digelar di Jalan Malioboro, Yogyakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. Aksi tersebut diikuti oleh mahasiswa, aktivis, dan berbagai elemen masyarakat Yogyakarta. Mereka menuntut turunnya Prabowo-Gibran, pembubaran Kabinet Merah Putih, dan dibangunnya demokrasi kerakyatan. Aksi ini menjadi respons atas berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat seperti kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 12%, kelangkaan LPG 3 kg, serta pemangkasan anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan. Titik kumpul aksi yang berada di Parkiran Abu Bakar Ali menjadi tempat massa membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan dan melakukan orasi. Massa berjalan sekitar pukul 12.00 […] - [PRAM: ITU HANYA BADAI dalam SEGELAS KOPI](https://lppmsintesa.com/pram-itu-hanya-badai-dalam-segelas-kopi/): Sosok Pramoedya Ananta Toer atau akrab dipanggil Pram, sastrawan “saya kiri” termasyhur yang sempat dimiliki Indonesia, menginjak usia seratus tahun menginjak usia seratus tahun, tepat 6 Februari 2025 lalu. Hari itu diperingati sebagai “Seabad Pram”. Dalam karyanya, Pram banyak mensyaratkan keberpihakan dirinya pada perjuangan manusia atas ketidakadilan dan penindasan. Keaktifan Pram dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) yang membuatnya merasakan kembali jeruji penjara dan diasingkan di Pulau Buru, selepas peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S). Selepasnya dari tahanan Orde Baru selama 14 tahun, Pram ternyata masih harus merasakan jenis “penjara” lain. Lewat wawancaranya bersama Amalinda, reporter SINTESA pada 1995, Pram berbicara banyak […] - [Gemuruh Aksi Solidaritas SPF UGM: Tuntut Pencairan Tukin Dosen ASN](https://lppmsintesa.com/gemuruh-aksi-solidaritas-spf-ugm-tuntut-pencairan-tukin-dosen-asn/): Rabu (12/02), Serikat Pekerja Fisipol (SPF) UGM menggelar aksi solidaritas di depan Balairung UGM. Aksi yang diikuti oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ini digelar mulai pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Melalui rilis media, SPF menuntut empat poin krusial terkait tunjangan kinerja (Tukin). Keempat tuntutan tersebut adalah menuntut pencairan tukin bagi semua dosen ASN tanpa diskriminasi, termasuk dosen PTN-BH; membebaskan pendidikan tinggi dari komersialisasi; mendorong solidaritas antara civitas akademika untuk kampus yang inklusif dan adil; serta menolak penyalahgunaan narasi pengabdian dosen. Permasalahan tukin yang belum cair dari tahun 2020 hingga 2024 tersebut direspons oleh beberapa dosen yang menghadiri aksi solidaritas. […] - [Mahasiswa Fisipol UGM Desak Kejelasan Dana Lomba Non-Matriks dalam Hearing Dekanat](https://lppmsintesa.com/mahasiswa-fisipol-ugm-desak-kejelasan-dana-lomba-non-matriks-dalam-hearing-dekanat/): Rabu (20/11), Dewan Mahasiswa (Dema) Fisipol UGM kembali mengadakan forum terbuka Hearing Dekanat. Bertempat di Selasar Barat Fisipol UGM, forum ini menjadi wadah aspirasi mahasiswa guna tercapainya kebijakan yang lebih responsif dan relevan. Terdapat empat poin utama yang menjadi fokus pembahasan, meliputi sarana dan prasarana, sarana penunjang organisasi, fasilitas penunjang akademik, dan akses penyandang disabilitas. Forum ini menghadirkan Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas’udi; Poppy Sulistyaning Winanti, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; serta sejumlah jajaran dekanat lainnya. Dana lomba non matriks yang mencakup dana bantuan dan apresiasi bagi mahasiswa menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus. Pasalnya, alokasi dana tersebut […] - [Perlawanan Warga dalam Merawat Air dan Ruang di Jawa Bagian Tengah](https://lppmsintesa.com/warga-melawan-dalam-merawat-air-dan-ruangair-dan-ruang-di-jawa-bagian-tengah/): Pada Jum’at (01/11), Departemen Politik dan Pemerintah UGM mengadakan diskusi buku Ngelep, Ngrumat, Niteni: Ekologi Politik Merawat Air dan Ruang Hidup di Jawa Bagian Tengah. Dimoderatori oleh Ardiman Kelihu (Peneliti POLGOV UGM) dengan tiga orang penulis buku yang menjadi pembicara yaitu Yesaya Sandang, Iqbal Alma Ghosan, dan Marwa. Diskusi tersebut juga menghadirkan dua orang penanggap yaitu Suraya Affif (Dosen Antropologi UI) dan Hariati Sinaga (Dosen Kajian Gender UI). Diskusi ini menyoroti peran warga dalam merawat air dan ruang hidup yaitu dengan melakukan perlawanan dan respons terhadap pemerintah. Membuka pemaparannya, Yesaya membahas terkait persoalan air dan pariwisata di Kota Yogyakarta. Menurutnya, sektor […] - [Refleksi Kiprah Kaum Muda dalam Aktivisme Kesenian](https://lppmsintesa.com/refleksi-kiprah-kaum-muda-dalam-aktivisme-kesenian/): Pada Senin (28/10), Beranda Rakyat Garuda berkolaborasi dengan Pameran Seni Rupa Dolorasa Sinaga dan Budi Santoso mengadakan  diskusi yang bertajuk “Kaum Muda: Seni dan Aktivisme”. Dipandu oleh Reza Muharam, diskusi ini turut menghadirkan Rocky Gerung selaku pemerhati sosial, Enin Supriyanto seorang kurator, dan Melati Suryodarmo yang merupakan seniman pertunjukkan. Diskusi yang bertempat di Pendopo Ajiyasa, Jogja Nasional Museum ini menjadi bentuk peringatan atas Hari Sumpah Pemuda sekaligus refleksi atas aktivisme seni di Indonesia. Reza membuka diskusi dengan memaparkan  pokok pembahasan yang akan dibicarakan; kaum muda, seni, dan aktivisme. Menurutnya tiga tema besar itu akan dibahas dalam konteks emansipasi hari-hari ini. Diskusi […] - [Setahun Rempang: Di Balik Janji Hijau, Ada Suara yang Terpinggirkan](https://lppmsintesa.com/setahun-rempang-di-balik-janji-hijau-ada-suara-yang-terpinggirkan/): Setahun berlalu, namun nasib warga yang termarjinalkan oleh negara atas nama pembangunan nasional masih tetap sama. Ketidakpastian dan ketidakadilan masih menjadi realitas yang terjadi di Rempang. Proyek pembangunan Rempang Eco City, yang dirancang sebagai kawasan perdagangan, jasa, industri, dan pariwisata, serta dipromosikan menjadi proyek hijau dan ramah lingkungan, masih terus berlanjut. Proyek ini telah mencapai tahap penandatanganan nota kesepahaman pada tanggal 17 Juli 2024 antara Badan Pengusahaan (BP) Batam, bersama Pemerintah Kota BATAM, dan PT Makmur Elok Graha (MEG), yang bertanggung jawab mengelola, serta mengembangkan Rempang Eco City (Walhi, 2024). Tragedi kemanusiaan akibat upaya mempertahankan tanah adat, warisan budaya, dan sumber […] - [Catatan Sipil: Harga yang Harus Dibayar Untuk Demokrasi](https://lppmsintesa.com/catatan-sipil-harga-yang-harus-dibayar-untuk-demokrasi/): Ini adalah sebuah catatan harian (masyarakat) sipil yang menyaksikan langsung ‘mahalnya’ harga yang harus dibayar untuk memperjuangkan demokrasi di negara yang katanya demokratis. Mengulas kembali ke masa ketika warna biru yang kerap diasosiasikan dengan kesedihan digunakan sebagai simbol perlawanan. Biru perlawanan. Kala itu bahkan belum memasuki bulan September, sebuah bulan yang dibayang-bayangi oleh warna lainnya, hitam kelam. Kala itu masih di penghujung bulan Agustus, namun negara ini di ambang kehancuran. Sepertinya, bulan yang tragis dan dipenuhi oleh jeritan tanpa suara itu telah dimulai seminggu lebih awal tahun ini. Ironis sekali, demokrasi berserakan tidak beraturan. Kala itu, sebuah pesan digaungkan secara serentak, […] - [Noktah Hitam Pulau Buru](https://lppmsintesa.com/noktah-hitam-pulau-buru/): Hampir enam dekade berlalu sejak terjadi tragedi Gerakan 30 September tahun 1965 (G30S). Sebuah peristiwa kelam yang muskil hilang dari garis sejarah Indonesia. Selain menjadi bagian dari sejarah bangsa, G30S berperan dalam membentuk negeri sebagaimana wujudnya hari ini. Sejarah ini tidak akan terlupakan, menjelma di tiap jejak langkah penghuni negeri, membayangi pelupuk mata dan akhirnya merupa dalam kenangan memilukan. Termasuk bagi 12.000 tahanan yang dibuang ke Pulau Buru, buntut dari peristiwa G30S. Merekalah jiwa raga yang terhukum, tanpa sempat merasakan empuknya kursi peradilan. Dilansir dari Tempo, para tahanan politik (tapol) yang ditangkap akibat G30S dibagi menjadi tiga golongan. Golongan A, mereka […] - [20 Tahun Kematian Munir, Aksi Kamisan Desak Pemerintah Tetapkan Pelanggaran HAM Berat](https://lppmsintesa.com/20-tahun-kematian-munir-aksi-kamisan-desak-pemerintah-tetapkan-pelanggaran-ham/): Kamis (05/08), Aksi Kamisan kembali dilakukan di Tugu Yogyakarta sekaligus  mengenang ”20 Tahun Cak Munir Dibunuh Negara”. Berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam Aksi ini, mendesak pemerintah agar mengusut tuntas kasus Munir yang meninggal dua puluh tahun lalu dan segera mengadili tokoh intelektual yang menjadi dalang pembunuhannya. Aksi yang rutin diselenggarakan setiap kamis ini, kata Rahman, koordinator aksi, merupakan bentuk pengawalan atas kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang tak kunjung tuntas. Salah satunya, dalam aksi  mengenang dua puluh tahun kematian Munir yang tewas akibat diracun di pesawati. “Kita mencoba menghidupkan bersama ruh Munir ini agar tetap ada di dalam jiwa manusia dengan […] - [Rapor Merah 10 Tahun Rezim Jokowi Berkuasa](https://lppmsintesa.com/rapor-merah-10-tahun-rezim-jokowi-berkuasa/): Pada Rabu (04/09), Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik (GAMAPI) berkolaborasi dengan Korps Mahasiswa Politik dan Pemerintahan (KOMAP) untuk mengadakan diskusi publik bertajuk “Dialogium: 10 Tahun Rasa Jokowi, Closingan Sang Pakde”. Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Alfath Bagus Panuntun, Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan; Media Wahyudi Askar, Dosen Departemen Manajemen Kebijakan Publik; dan Aiken Gymnastiar, mahasiswa DPP. Acara yang digelar di Taman Sansiro Fisipol UGM ini merupakan tanggapan atas kinerja Jokowi selama 10 tahun melakukan pengikisan demokrasi di Indonesia.  Memulai jalannya diskusi, Alfath mengutip tulisan Vedi Hadiz dan Robinson yang membahas bahwa pemusatan kekuasaan  oligarki hari ini merupakan warisan dari struktur kekuasaan […] - [Kutukan Pariwisata dalam Relokasi PKL Borobudur](https://lppmsintesa.com/kutukan-pariwisata-dalam-relokasi-pkl-borobudur-oleh-pt-twc/): “Kebudayaan itu kerjaannya orang banyak, bukan kerjaanya PT TWC!” Ucap moderator dalam  diskusi “Ratusan PKL Borobudur Terlantar Pasca Digusur PT TWC: di mana Peran Negara?” di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta pada hari Rabu (21/08). Diskusi ini merupakan respons atas relokasi yang dilakukan PT Taman Wisata Candi (TWC), mengakibatkan terlantarnya Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Borobudur. Diskusi dibuka dengan penjabaran singkat isu oleh Adhi Pandoyo selaku moderator. Dirinya mengatakan jika relokasi ini dilakukan PT TWC agar kawasan Candi Borobudur sebagai cagar budaya steril. Karenanya, para PKL rencananya akan dipindahkan ke Pasar Seni Pujon di sebelah barat kawasan Candi Borobudur yang […] - [Aksi ‘Jogja Memanggil’, Tolak Politik Dinasti dalam RUU Pilkada](https://lppmsintesa.com/aksi-jogja-memanggil-tolak-politik-dinasti-dalam-ruu-pilkada/): “Aku, kamu, lawan oligarki!” seru lantang salah satu perwakilan Serikat Pekerja Rumah Tangga (SPRT), Vivi, dan diikuti oleh massa dalam aksi Jogja Memanggil pada Kamis (22/07). Massa aksi melakukan long march sepanjang Jalan Malioboro, dimulai dari Lapangan Parkir Abu Bakar Ali menuju gerbang Istana Kepresidenan Yogyakarta dan Titik Nol untuk menyerukan orasi. Aksi yang dihadiri  oleh mahasiswa, akademisi, buruh, hingga seluruh elemen masyarakat ini untuk menyuarakan protes terhadap DPR RI lantaran menolak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan cara menciptakan draf Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada baru melalui putusan Mahkamah Agung (MA). Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menggemakan orasinya di Titik […] - [Tewasnya Jurnalis Udin: 28 Tahun Tanpa Keadilan](https://lppmsintesa.com/tewasnya-jurnalis-udin-28-tahun-tanpa-keadilan/): Pada Jumat (16/08), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama beberapa wartawan berkumpul melakukan aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta. Aksi yang bertajuk “Udin Dibunuh Karena Berita” diikuti oleh berbagai macam elemen masyarakat ini dimulai pada pukul 16.40 WIB. Harapannya, agar kasus pembunuhan jurnalis Harian Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin (Udin) yang tewas setelah dianiaya dengan benda tumpul oleh orang tidak dikenal 28 tahun silam dapat diusut secara tuntas. Aksi dimulai dengan orasi oleh Januardi Husin, Ketua AJI Yogyakarta, yang menceritakan latar belakang Udin hingga meninggalnya pada 16 Agustus 1996. Menurutnya,  kematian Udin berkaitan dengan tulisannya yang mengkritik kebijakan pemerintah Orde Baru dan […] - [Nasionalisme: antara Nation-State dan Fiksi](https://lppmsintesa.com/nasionalisme-antara-nation-state-dan-fiksi-2/): Perayaan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia selalu “meriah”. Setiap tahunnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampil menggunakan berbagai pakaian adat Nusantara. Kini, pada Upacara HUT RI-ke 79, Jokowi kembali mengenakannya lagi, di tengah kasus-kasus penggusuran tanah adat yang tak kunjung usai. Ariel Heryanto lewat wawancaranya dengan Amien, Evie, Sopril dari SINTESA pada tahun 1995 mengajak kita sejenak merefleksikan fenomena perayaan kemerdekaan tahun ini. Sebuah perayaan yang digelar secara istimewa, ditandai dengan sikap “nasionalis”. Padahal, nasionalisme itu, bagi Ariel adalah fiksi. LPPM SINTESA menerbitkan ulang tulisan artikel wawancara bersama Ariel Heryanto, profesor Emeritus dari Monash University, Australia, yang terbit dalam Majalah Indikator LPPM SINTESA […] - [Logika Merdeka Belajar Dituntun Pasar](https://lppmsintesa.com/msib-logika-merdeka-belajar-dituntun-pasar/): Pendidikan tinggi (PT) sedang mengalami keresahan akibat banyaknya lulusan sarjana dan diploma yang tidak dapat mengakses pekerjaan. Sekitar 871.860 (5,63%) lulusan sarjana dan 173.846 (4,87%) lulusan diploma sedang menganggur. Ida Fauziah, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, menyatakan bahwa terdapat gap masalah link and match pendidikan dan industri bagi lulusan sarjana dan diploma.  Permasalahan ini sangat krusial karena menyinggung hak hidup manusia dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mengatasinya, mungkin juga untuk menjawab perkembangan teknologi dan ekonomi global, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menginisiasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu program unggulan di dalam MBKM adalah Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), yang […] - [Menuju Berserikat, Survei Ungkap Pekerja UGM dalam Kondisi Rentan](https://lppmsintesa.com/menuju-berserikat-survei-ungkap-pekerja-ugm-dalam-kondisi-rentan/): Komite Persiapan Serikat Pekerja UGM bersama Serikat Pekerja Fisipol (SPF) menggelar diskusi dan pemaparan hasil survei kondisi kerja pekerja UGM pada Kamis (11/7). Selain dipandu oleh Suci Lestari Yuana, diskusi menghadirkan Muchtar Habibie, anggota Komite Persiapan Serikat Pekerja UGM sebagai pembicara dan Amalinda Savirani, Ketua SPF sebagai penanggap.  Diskusi yang bertempat di Taman Sansiro Fisipol UGM ini menyoroti hasil survei yang memetakan kondisi kerja para dosen dan tenaga kependidikan (tendik).  Mengawali pemaparan, Muchtar menyampaikan terkait 211 komponen responden dari berbagai fakultas, di antaranya merupakan 136 dosen dan 75 tendik. Namun, Muchtar turut menyebut bahwa survei yang telah dilakukan tidak diikuti oleh […] - [PKL Malioboro Tuntut Partisipasi dan Transparansi Jelang Relokasi 2025](https://lppmsintesa.com/pkl-malioboro-tuntut-partisipasi-dan-transparansi-jelang-relokasi-2025/): Jumat (05/07), Pedagang Kaki Lima (PKL) Teras Malioboro (TM) 2 bersama berbagai elemen masyarakat melakukan demonstrasi dan audiensi di DPRD DIY. Aksi dengan tajuk “Parade Rakyat Tertindas: PKL Malioboro Mendatangi Wakil Rakyat untuk Mewujudkan Relokasi yang Partisipatif dan Mensejahterakan” itu bermula dari tidak adanya respons dari Pemerintah Daerah (Pemda) terkait surat permohonan audiensi yang telah tiga kali dikirimkan sejak 13 Mei 2024. Setibanya di halaman gedung DPRD DIY, massa melakukan orasi. Sementara itu, sebanyak 20 orang perwakilan Paguyuban Tri Dharma didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta melakukan audiensi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dalam gedung DPRD DIY. Romi, Badan Pengawas […] - [Bekerja Tanpa Perjanjian, Pekerja Magang Rawan Dieksploitasi](https://lppmsintesa.com/bekerja-tanpa-perjanjian-pekerja-magang-rawan-dieksploitasi/): Selasa (04/06), Dewan Mahasiswa Fisipol UGM bersama Serikat Pekerja Fisipol UGM mengadakan diskusi bertema “Pekerja Mahasiswa: Eksploitasi, Relasi Kuasa, dan Kesejahteraan Pekerja?”. Diskusi yang dipandu oleh Iradat Wirid dari Serikat Pekerja Fisipol UGM ini berlangsung di Taman Sansiro, Fisipol UGM. Diskusi ini turut menghadirkan tiga pembicara, yaitu Satriya Nugroho, staf kajian strategis Dema Fisipol UGM; Jasmine Yasinta, mahasiswa Ilmu Komunikasi UGM dan pekerja paruh waktu di CFDs; serta  Joash Tapiheru, Dosen DPP UGM.  Mengawali diskusi, Satriya berbagi pengalaman sebagai peserta magang di salah satu unit kerja departemen Fisipol UGM. Awalnya, Satria sama seperti kebanyakan mahasiswa, salah kaprah menilai sistem magang sebagai sarana […] - [Pertanyakan Kurangnya Dana Matriks Organisasi dan Ruang Publik Kemahasiswaan, Mahasiswa Fisipol Tuntut Keterbukaan di Hearing Dekanat 2024](https://lppmsintesa.com/pertanyakan-kurangnya-dana-matriks-organisasi-dan-ruang-publik-kemahasiswaan-mahasiswa-fisipol-tuntut-keterbukaan-di-hearing-dekanat-2024/): Selasar Barat kembali riuh oleh penyelenggaraan Hearing Dekanat pada Kamis (06/06). Forum ini dihadiri oleh Wawan Mas’udi (Dekan Fisipol UGM), Poppy Sulistyaning Winanti (Wakil Dekan Fisipol UGM), jajaran dekanat lainnya, serta perwakilan dari pengurus Keluarga Mahasiswa (KM) Fisipol UGM. Berlangsung secara terbuka, terdapat enam isu yang menjadi tuntutan mahasiswa kepada Dekanat kali ini, yaitu fasilitas organisasi, sarana prasarana, akademik, uang kuliah tunggal, sarana penunjang akademik dan aktivitas mahasiswa, serta akses difabel.  Akomodasi sumber daya Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) diperdebatkan cukup intens dalam forum ini. Spesifiknya, mahasiswa mempertanyakan kejelasan mengenai dana matriks dan pembangunan sarana prasarana Gedung Yong […] - [Dosen PNS dan Non-PNS Berbeda dalam Dana Pensiun](https://lppmsintesa.com/dana-pensiun-dosen-pns-dan-non-pns-kewajiban-yang-sama-dengan-hak-berbeda/): Divisi Pendidikan Serikat Pekerja Fisipol mengadakan diskusi berjudul “Apa Kabar Dana Pensiun Dosen Tetap Non-PNS?” pada Jumat (31/05) melalui media daring. Diskusi ini menggunakan Focus Group Discussion (FGD), menghadirkan Suci Lestari Yuana (Nana) dari Serikat Pekerja Fisipol sebagai moderator, Narsoem sebagai pemantik, serta dihadiri beberapa dosen dan staf Fisipol. Diskusi membahas isu terkait dana pensiun tenaga kependidikan dan dosen tetap non-PNS. Nana mengawali diskusi dengan menceritakan pengalamannya ketika mendapatkan undangan untuk diskusi dan sosialisasi terkait dana pensiun oleh pihak kampus. “Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa dosen PNS dan dosen non-PNS itu tidak ada yang berbeda, semuanya sama,” ungkapnya. Ungkapan tersebut menjadi alasan […] - [Kebiri Kebebasan Pers dalam RUU Penyiaran](https://lppmsintesa.com/kebiri-kebebasan-pers-dalam-ruu-penyiaran/): Selasa (21/5), Forum Penyelamat Media dan Demokrasi (FPMD) bersama Forum Cik Di Tiro menggelar diskusi publik bertajuk “Aksi Memperingati 26 Tahun Reformasi dan Menolak RUU Penyiaran” di Gedung Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (YBW UII). Forum ini diisi oleh tiga narasumber utama, yakni Eko Riyadi (Direktur Pusat Studi Hak Asasi Manusia UII), Darmanto (Forum Penyelamat Media dan Demokrasi), dan Pito Agustin Rudiana (Jurnalis Tempo). Diskusi ini digelar untuk memperjuangkan kebebasan pers terkait dengan isu RUU Penyiaran yang terus bergulir. Diskusi dibuka oleh Eko dengan refleksi 26 tahun pasca reformasi dalam konteks penegakan HAM dan tata kelembagaan negara. Eko menjelaskan […] - [Wujud Solidaritas UGM dalam UGM Palestine Solidarity Camp](https://lppmsintesa.com/wujud-solidaritas-ugm-dalam-ugm-palestine-solidarity-camp/): Sejumlah sivitas akademika UGM berkumpul di Halaman Balairung UGM untuk melakukan aksi “Palestine Solidarity Camp“. Aksi pada hari Selasa (21/05) ini wujud dukungan sivitas akademika UGM terhadap Rakyat Palestina. Fotografer: Putri Valentin Febrianti - [KEHADIRAN TV SWASTA, SEBUAH PRESTASI?](https://lppmsintesa.com/kehadiran-tv-swasta-sebuah-prestasi/): ARTIKEL LEPASMajalah Indikator SINTESA №08/IX/1992 Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran dihadapkan pada situasi pelik. Para pengamat melihat RUU ini bagai racun yang melemahkan independensi media dengan membatasi kebebasan pers dalam menyajikan berita yang beragam, faktual, dan aktual. Profesionalitas lembaga dan orientasi bisnis yang muncul di kalangan pemerintah digadang-gadang menjadi alasan mendasar dalam pembuatan RUU tersebut. As a new product of the government, this was once voiced in a similar context by Mg Sulistyorini (Executive Director of PT Kanisius) when she was still a Communication Science student at FISIPOL UGM. She wrote about her concerns about the development of television media that only […] - [Mahasiswa UGM Tuntut Rektorat untuk Lebih Partisipatif dalam Penetapan UKT](https://lppmsintesa.com/mahasiswa-ugm-tuntut-rektorat-untuk-lebih-partisipatif-dalam-penetapan-ukt/): Sejumlah mahasiswa menggelar aksi dengan tajuk “Haru Pendidikan Nasional” pada Kamis (2/5) di halaman Balairung UGM. Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Mahasiswa UGM ini merupakan buntut dari adanya perubahan nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun ajaran 2024/2025 yang disahkan melalui Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada nomor 243/UN1.P/KPT/HUKOR/2024. Selain dihadiri oleh mahasiswa, aksi ini dihadiri oleh jajaran wakil rektor UGM. Aksi “Haru Pendidikan Nasional” dimulai dengan adanya orasi oleh massa aksi. Arga, salah satu peserta aksi menyampaikan, kenaikan UKT yang terjadi di sebagian besar fakultas terjadi tanpa adanya proses transparansi kebijakan. Arga juga menyinggung perihal hasil audiensi antara mahasiswa dengan rektorat pada tahun […] - [Banyu Langit: Rekam Kearifan Lokal Masyarakat Wotawati Menghadapi Krisis Iklim](https://lppmsintesa.com/banyu-langit-rekam-kearifan-lokal-masyarakat-wotawati-menghadapi-krisis-iklim/): Kamis (02/05), Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM, Critical Pedagogy Indonesia (CPI), Center for Transdisciplinary and Sustainability (CTSS) Institute Pertanian Bogor (IPB), dan Samdhana Institute menyelenggarakan Talkshow bertema “Crisis and Resilience: Water, Climate, Food and Local Wisdom in Wotawati, Gunungkidul, Yogyakarta”. Selain talkshow, acara ini juga diselingi dengan nonton bareng film dokumenter Banyu Langit yang membahas pengetahuan lokal Dusun Wotawati, Gunungkidul dalam menghadapi krisis iklim. Talkshow yang berlangsung di kantor PSPK, dipandu oleh  A.B. Widyanto sebagai moderator. Selain itu,  talkshow ini menghadirkan empat narasumber, yaitu Mohammad Ghofur, Peneliti Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM; Sugeng Bayu Wahyono, Guru Besar Universitas Negeri […] - [Matinya Demokrasi Indonesia pada Pemilu 2024, Fisipol Corner UGM Bersama Kampus Menggugat Adakan Diskusi Publik](https://lppmsintesa.com/matinya-demokrasi-indonesia-pada-pemilu-2024-fisipol-corner-ugm-bersama-kampus-menggugat-adakan-diskusi-publik/): Kamis (28/03) Fisipol Corner UGM bersama Kampus Menggugat menggelar diskusi publik bertajuk “Matinya Demokrasi dan Agenda Gerakan Rakyat”. Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Koentjoro, Ketua Komisi Dewan Guru Besar Bidang Etika Moral dan Ke-UGM-an; Irsyad Ade Irawan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia; dan Amalinda Savirani, Dosen Politik dan Pemerintahan UGM. Acara yang digelar di Selasar Barat Fisipol UGM ini merupakan tanggapan dan pembahasan atas berbagai isu dugaan kecurangan pemilihan umum (pemilu) 2024 dan pengikisan norma demokrasi yang terjadi di Indonesia. Diskusi diawali oleh Koentjoro dengan menjelaskan argumennya tentang kondisi demokrasi dan model-model pendidikan saat ini yang dinilai menyesatkan bagi rakyat […] - [Kampus Semakin Kapitalis dan Otoriter dalam Diskusi Buku “Kampus Hari Ini: Mahal, Menindas, dan Kehilangan Integritas"](https://lppmsintesa.com/kampus-semakin-kapitalis-dan-otoriter-dalam-diskusi-buku-kampus-hari-ini-mahal-menindas-dan-kehilangan-integritas-2/): Social Movement Institute (SMI) menggelar peluncuran serta bedah buku berjudul Kampus Hari Ini: Mahal, Menindas, dan Kehilangan Integritas pada Rabu (20/03). Selain kehadiran Eko Prasetyo (penulis Kampus Hari Ini), diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber utama lainnya, yaitu Made Supriatma (peneliti ISEAS Singapura), Okky Madasari (pendiri Omong-Omong Media), Muhammad Rafly (Senat Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga), dan Ganta Semendawai (Aliansi Pendidikan Gratis). Diskusi yang berlokasi di Green House Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini berfokus pada mahalnya uang kuliah tunggal (UKT) sekaligus minimnya ruang bebas berekspresi bagi mahasiswa. Eko mengawali diskusi dengan memaparkan terkait dasar penulisan bukunya bahwa kampus telah mengalami kehancuran akademik. Kehancuran tersebut tergambar […] - [IWD, Bukan Sekedar Perayaan Semata!](https://lppmsintesa.com/iwd-bukan-sekedar-perauaan-semata/): Peringatan International Womens Day 2024 di Kota Yogyakarta, diselenggarakan di Bundaran UGM sebagai titik kumpul. Aksi ini menggaungkan seruan bertajuk “Mari Kak, Rebut Kembali!” yang bermakna untuk memerdekakan dan membebaskan hak-hak setiap perempuan atas dirinya sendiri dari segala bentuk penindasan dan diskriminasi dalam ruang masyarakat. Seruan tersebut berisi 5 tuntutan umum dengan 21 poin khusus. Setiap tuntutan dalam seruan “Mari Kak, Rebut Kembali!” menekankan terhadap kesetaraan dan pemberdayaan peran perempuan dalam segala aspek kehidupan. Hal ini selaras dengan tema besar IWD yaitu Inspire Inclusion yang bermakna, bahwa setiap manusia sudah seharusnya dan sepantasnya memiliki kedudukan yang seimbang dalam setiap kesempatan. Tema Inspire Inclusion bagi kaum […] - [Aksi IWD Jogja 2024 Beri Ruang bagi Seluruh Komunitas untuk Bersuara](https://lppmsintesa.com/aksi-iwd-jogja-2024-beri-ruang-bagi-seluruh-komunitas-untuk-bersuara/): Pada Jumat (8/3), massa berkumpul di Bundaran UGM untuk memperingati International Women’s Day (IWD) dengan tema “Mari Kak Rebut Kembali”guna merepresentasikan beragamnya isu di balik berlangsungnya aksi. Aksi tersebut melibatkan berbagai organisasi hingga berbagai lapisan masyarakat.  Aksi IWD Jogja dimulai dengan penyampaian orasi yang dilakukan oleh berbagai komunitas dan organisasi sebagai wadah untuk menyuarakan aspirasi mereka. Salah satunya Beranda Migran, organisasi yang fokus memperjuangkan hak pekerja migran perempuan Indonesia. “Kita harus melawan dan membentuk kekuatan politik alternatif kita sendiri, yaitu bersama dengan teman-teman buruh, bersama dengan perempuan, bersama dengan mahasiswa,” ujar perwakilan Beranda Migran. Setelah melakukan penyampaian tuntutan melalui orasi, IWD […] - [Pemenuhan Hak Dasar Pekerja Perempuan Bermasalah, Dewan Mahasiswa Fisipol Gelar Diskusi](https://lppmsintesa.com/pemenuhan-hak-dasar-pekerja-perempuan-bermasalah-dewan-mahasiswa-fisipol-gelar-diskusi/): Kamis (07/3), Dewan Mahasiswa (Dema) Fisipol UGM mengadakan Forum Selasar Fisipol dalam rangka menyambut Hari Perempuan Internasional 2024. Diskusi kali ini mengusung tema “Hak Pekerja Perempuan di Fisipol”. Dema menghadirkan tiga narasumber, yaitu Alvi Syahrina (Dosen dan Serikat Pekerja Fisipol), Indri Dwi Apriliyanti (Dosen dan Serikat Pekerja Fisipol), serta Marga Ningsih (Federasi Serikat Pekerja Mandiri). Bertempat di Fisipoint lantai dua Fisipol UGM, diskusi menyoroti berbagai tantangan dalam pemenuhan hak dan kebutuhan dasar pekerja perempuan yang masih sering terabaikan. Marga mengawali diskusi dengan penekanan terhadap pentingnya pekerja perempuan untuk bergabung dalam sebuah serikat. Menurutnya, hak-hak pekerja perempuan tidak akan cukup tersampaikan jika […] - [Jalan Panjang Perempuan Inspiratif Menuju Inklusi](https://lppmsintesa.com/jalan-panjang-perempuan-inspiratif-menuju-inklusi/): Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta (DP3AP2 DIY) mengadakan diskusi bertema “Suara Tersembunyi: Jejak Kisah Perempuan Inspiratif Menuju Inklusi” pada hari Rabu (06/3) bertempat di Selasar Barat, Fisipol UGM. Diskusi  ini menghadirkan Aulia Rahma Kurnia (mahasiswa difabel netra), Desintha Dwi (dosen Sosiologi), Sulya Kumala (dinas DP3AP2 DIY Bidang Kualitas Hidup Perempuan), dan Kalis Mardiasih (penulis dan aktivis gender).  Diskusi diawali dengan cerita Aulia tentang pengalaman diskriminatif yang diterimanya sebagai difabel netra. Di ranah pribadi misalnya, Ia sering menerima pendapat jika perempuan difabel akan […] - [Beri ‘Surat Cinta’ untuk Pratikno dan Ari Dwipayana, Mahasiswa DPP UGM Minta Keduanya Kembali ke Demokrasi](https://lppmsintesa.com/beri-surat-cinta-untuk-pratikno-dan-ari-dwipayana-mahasiswa-dpp-ugm-minta-keduanya-kembali-ke-demokrasi/): Korps Mahasiswa Politik dan Pemerintahan (KOMAP) Fisipol UGM menggelar konferensi pers dengan tajuk “Kembalilah ke Demokrasi” pada Senin (12/02) di Selasar Barat Fisipol UGM. Konferensi pers tersebut merupakan respons atas kekecewaan mahasiswa terhadap dua akademisi yang berasal dari almamater mereka, yakni Pratikno, Menteri Sekretaris Negara dan Ari Dwipayana, Koordinator Staf Khusus Presiden sehubungan dengan perilaku politik yang telah dilakukan. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah sivitas akademika Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) mulai dari mahasiswa lintas angkatan hingga dosen turut hadir untuk menyuarakan pernyataan sikap mengenai situasi terkini demokrasi di Indonesia. “Kepada Pak Pratikno dan Mas Ari Dwipayana guru-guru kami di Departemen Politik […] - [Kualitas Demokrasi Menurun Jelang Pemilu 2024, Gardu Pemilu Gelar Seminar Indonesia Rumah Bersama](https://lppmsintesa.com/kualitas-demokrasi-menurun-jelang-pemilu-2024-gardu-pemilu-gelar-seminar-indonesia-rumah-bersama/): Demi menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang berkualitas, Gardu Pemilu berkolaborasi dengan PolGov Fisipol UGM menyelenggarakan Seminar Indonesia Rumah Bersama pada Kamis (18/1). Bertempat di Auditorium Mandiri Gedung BB Lantai 4, Fisipol UGM, dengan mengangkat tema “Tantangan & Masa Depan Demokrasi-Toleransi di Indonesia”. Seminar ini turut menghadirkan Okky Madasari (sastrawan-akademisi), Jay Akhmad (Koordinator Gardu Pemilu Jaringan GUSDURian), dan Amalinda Savirani (Kepala PolGov Fisipol UGM) sebagai narasumber serta Sarah Monica (penulis) sebagai moderator. Linda mengawali seminar dengan memaparkan bahwa demokrasi di Indonesia saat ini tengah mengalami penurunan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya penurunan kebebasan sipil, polarisasi ideologi, serta penurunan demokratisasi dan […] - [Separuh Membela, Separuh Menghakimi](https://lppmsintesa.com/separuh-membela-separuh-menghakimi/): Pada bulan November, media sosial diramaikan dengan berita penolakan pengungsi Rohingya yang ingin berlabuh di Aceh. Diberitakan pengungsi tersebut telah terombang-ambing selama hampir seminggu di perairan dekat Aceh. Usut punya usut, penolakan disinyalir disebabkan oleh perangai dan penilaian atas sifat tak menyenangkan warga Rohingya di Aceh. Dilansir dari Kompas.id (2023) keresahan warga lokal disebabkan karena warga Rohingya yang melakukan tindakan kriminal dan sangat meresahkan warga.  Di tengah-tengah konflik Palestina dan Israel, masyarakat Indonesia melakukan dukungan yang masif untuk Palestina. Perihal bab kemanusiaan, Indonesia tidak pernah berhenti bersuara di mana pun. Praktik yang dilakukan pun tidak sedikit. Warganet membicarakannya di media sosial, […] - [Menilik Realitas Agama Penghayat: Persatuan Eklasing Budi Murko (PEBM) Yogyakarta Setelah Ketetapan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016](https://lppmsintesa.com/menilik-realitas-agama-penghayat-persatuan-eklasing-budi-murko-pebm-yogyakarta-setelah-ketetapan-mahkamah-konstitusi-nomor-97-puu-xiv-2016/): Pendahuluan 1. Latar Belakang Eksistensi penghayat kepercayaan menjadi salah satu wujud nyata keberagaman yang ada di Indonesia, yang hadir jauh sebelum Indonesia merdeka dan tumbuh beriringan pada kearifan lokal atas kondisi suatu daerah dengan khasanah yang sama, yaitu menuju pada penghayatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Purwaningsih, 2012). Kepercayaan masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa di luar agama juga dapat diartikan sebagai bentuk budaya spiritual, dimana adanya penghayat kepercayaan hadir turun temurun mewariskan luhur budaya bangsa atas nilai-nilai berbagai aspek kehidupan seperti nilai religius, nilai moral, dan nilai sosial. Nilai-nilai ini kemudian dijadikan sebagai pedoman hidup para penganut kepercayaan tersebut (Baskoro, […] - [Sakral, Ibu Bumi, dan Tanah: Menilik Permasalahan Agraria Indonesia](https://lppmsintesa.com/sakral-ibu-bumi-dan-tanah-menilik-permasalahan-agraria-indonesia/): Penulis: Gede Agung Krisna Ambara, Rahma Kintara Saniya Dafin, Cindy Aulia FitrianaPenyunting: Aldi Haydar Mulia, Sekarini Wukirasih, Fariz Azhami Sebagai negara kepulauan, Indonesia telah dianugerahi daratan seluas 1.905 juta km2 (Hasanah, 2020). Daratan yang sangat luas tersebut menjadikan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah. Atas keunggulan tersebut, diperlukan sistematika dalam mengatur persebaran manfaat yang dapat mencakup seluruh aspek keadilan dan kebermanfaatan. Pengaturan yang tidak komprehensif akan memicu lahirnya konflik berkepanjangan, salah satunya adalah konflik agraria. Konflik agraria merupakan konflik tentang penguasaan tanah dan perebutan sumber daya alam (Imron, 2015). Penyebab dari konflik tersebut salah satunya adalah ketidakberhasilan pemerintah Indonesia dalam […] - [Reminisensi Rezim Tiran Melalui Laut Bercerita](https://lppmsintesa.com/reminisensi-rezim-tiran-melalui-laut-bercerita/): Penulis : Marsa Ikhtira Utami Penyunting: Sherlly Rossa Judul Buku : Laut Bercerita Penulis Buku : Leila Salikha Chudori Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia Tanggal Terbit : 21 Desember 2017 Tebal Buku : 400 Halaman ISBN : 9786024246945 Harga Buku : Rp100.000 Bagaimana jadinya apabila kisah mengenai keluarga, perjuangan, persahabatan, dan percintaan dikemas menjadi satu? Tentunya para pembaca akan mengalami fluktuasi emosi selama menikmati karya tersebut, terlebih kisah tersebut berkaitan erat dengan peristiwa sejarah yang sangat membekas pada seluruh rakyat Indonesia. Berkali-kali berada dalam jajaran best seller di berbagai toko buku Indonesia, bahkan penulisnya memperoleh SEA Write Award 2020. Laut Bercerita […] - [Resah Pejuang Rupiah Teras Malioboro yang Tak Diindahkan](https://lppmsintesa.com/resah-pejuang-rupiah-teras-malioboro-yang-tak-diindahkan/): Langkah kaki tak beraturan mulai terdengar saat kami mulai memasuki gedung tua bekas bioskop yang kini disebut Teras Malioboro 1. Gedung tua tiga lantai ini kini dipenuhi oleh para pedagang kaki lima yang direlokasi dari Jalan Malioboro sejak tanggal 1 Februari 2022 lalu. Di kanan kiri, terlihat barang-barang dagangan tersusun rapi dan hampir menyatu antara milik satu pedagang dengan pedagang lainnya.  Menembus keramaian, eskalator yang berada tepat di tengah gedung membawa kami menuju ke lantai dua. Di sana, perhatian kami teralihkan kepada seseorang yang berwajah tenang dengan rokok di sela-sela jarinya. Meskipun sudah berumur, ia tetap terlihat berkharisma dengan gayanya yang […] - [Aspirasi Mahasiswa Gak Diurus, Pembangunan Sekber Jalan Terus](https://lppmsintesa.com/aspirasi-mahasiswa-gak-diurus-pembangunan-sekber-jalan-terus/): Penulis dan Editor: Tim LPPM Sintesa Sekretariat Bersama (Sekber) Fisipol UGM selama ini menjadi ruangan yang mewadahi berbagai aktivitas dan sekretariat organisasi di tingkat fakultas. Dalam penggunaannya, ruangan ini sangat akrab dengan kegiatan mahasiswa, bahkan tak jarang mereka menganggap Sekber sebagai “rumah keduanya.” Namun kemudian, setelah mencuatnya isu renovasi Sekber oleh pihak Dekanat, banyak terjadi ketidaksesuaian antara kehendak Dekanat dengan harapan Keluarga Mahasiswa (KM) Fisipol. Dari situlah kemudian tercipta liku panjang pembangunan Sekber yang tak pernah luput dari sorotan KM Fisipol, agar Sekber baru dapat menjadi “rumah” yang nyaman bagi seluruh KM Fisipol. Isu renovasi Sekber Fisipol dapat ditelusuri sejak tahun […] - [Pemindahan IKN dari DKI Jakarta: Suksesi yang Memarginalisasi Hak-Hak Masyarakat Adat Kalimantan](https://lppmsintesa.com/pemindahan-ikn-dari-dki-jakarta-suksesi-yang-memarginalisasi-hak-hak-masyarakat-adat-kalimantan/): Wacana pemindahan Ibu Kota Negara menguat sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Jokowi melalui konferensi pers pada 26 Agustus 2019 lalu. Kalimantan Timur menjadi lokasi yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara. Tak seperti yang terjadi pada masa pendahulu-pendahulunya, wacana pemindahan IKN para era Jokowi telah mencapai tahap yang lebih lanjut. Hal ini ditandai dengan disahkannya UU No. 3 Tahun 2022 atau UU IKN oleh Presiden Jokowi pada 15 Februari 2022 lalu, menandakan proses pemindahan IKN secara resmi akan dilaksanakan. Pengesahan UU IKN tersebut menandakan akan dimulainya sebuah megaproyek yang […] - [Ironi Film Edukasi Kekerasan Seksual: Penyalin Cahaya](https://lppmsintesa.com/ironi-film-edukasi-kekerasan-seksual-penyalin-cahaya/): Film Penyalin Cahaya (Photocopier) merupakan film drama thriller misteri Indonesia yang mengangkat isu kekerasan seksual di lingkungan kampus. Film ini menceritakan Sur sebagai seorang mahasiswi tahun pertama yang hidupnya seketika berubah setelah menghadiri pesta perayaan kemenangan klub teater universitas. Pada saat pesta, Sur mabuk dan tanpa sadar telah mengunggah swa fotonya saat berpesta. Foto itulah yang kemudian menjadi penyebab beasiswanya dicabut dan diusir dari rumahnya. Namun, Sur curiga dan khawatir ia menjadi korban perpeloncoan oleh senior pada malam pesta itu sehingga ia meminta temannya, seorang tukang fotokopi, untuk membantunya mencari bukti dan keadilan. Film ini berusaha menggambarkan realitas kasus kekerasan seksual yang sering terjadi di […] - [G30S dalam Pendidikan Sejarah: Permainan Politik dalam Ilmu Pengetahuan](https://lppmsintesa.com/g30s-dalam-pendidikan-sejarah-permainan-politik-dalam-ilmu-pengetahuan/): Judul Buku: Menguak Misteri Sejarah Penulis: Asvi Warman Adam Tahun Terbit: 2010 Penerbit: Penerbit Buku Kompas “Sejarah ditulis oleh pemenang.” Kutipan yang masih belum diketahui pengungkap aslinya hingga sekarang tersebut memiliki makna bahwa pendidikan sejarah tidak pernah sepenuhnya murni. Alih-alih murni, penulisan kurikulum pendidikan sejarah sarat akan politisasi. Hanya mereka yang memenangkan kekuasaan yang memiliki kuasa untuk menulis sejarah. Tidak perlu repot untuk membayangkan perwujudan dari kalimat tersebut. Nyatanya, penjelasan mengenai peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S) dalam kurikulum pendidikan di Indonesia adalah bukti nyata dari kutipan di awal. Asvi Warman Adam, dalam bukunya berjudul ‘Menguak Misteri Sejarah,’ mengulas bagaimana posisi […] - [September Hitam dan Gagalnya Pemerintah Kita Menangani Kasus Pelanggaran HAM](https://lppmsintesa.com/september-hitam-dan-gagalnya-pemerintah-kita-menangani-kasus-pelanggaran-ham/): Permulaan bulan ini datang lagi. Suasana yang tak jauh berbeda jika dibandingkan dengan September-September sebelumnya. PPKM berlevel-level yang terus diperpanjang tanpa bantuan berarti dari pemerintah ataupun penghapusan mural-mural berisikan kritik oleh aparat menambah gelap planet yang sedang dikhianati sinar bulan ini. Selamat datang di September Hitam! Bulan di mana banyak raga bergelimpangan demi legitimasi berdirinya sebuah kekuasaan.  Hingga saat ini, sejumlah peristiwa pelanggaran HAM di negara ini tak pernah terselesaikan dengan tuntas. Berbagai macam protes dan aksi demonstrasi tak dianggap sebagai hal yang berarti dalam pelaksanaan demokrasi negara ini. Kata sebagian orang, masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Maaf, jika saya […] - [Sepotong Palang](https://lppmsintesa.com/sepotong-palang/): Oleh: Najwa Ahila Sepotong Palang Palang putih dan merah melintang menghalangi kami, yang dengan wajah cemberut berhenti Pekik sirine memancing frustasi padahal swastamita baru saja menggaris cakrawala bukankah kita seharusnya lega, waktu istirahat sudah tiba? Tapi keruh pandang sekelilingku, cukup menjawab selusin tanya hanya pandangku yang berbeda dan pandang seorang wanita Sekilas disapukannya pada kami semua dan aku tercekat Biru matanya tanda asing yang kosong, indahnya terselaput perih ditemani dahi berkerut Ia tahu tercekatku, diabaikannya dalam sekedip berguncang seluruh tubuhnya yang duduk diam membisu Dan palang pun terbuka, aku terdorong maju Oleh mereka yang peduli pun tak mampu, atau bahkan mungkin […] - [Gerhana di Padang Salju](https://lppmsintesa.com/gerhana-di-padang-salju/): Oleh: Gantar E. Sinaga Bulan-bulan saat matahari menguasai lima perenam waktu di kota Nuuk[1] akan segera berakhir. Pertengahan Agustus, di hari ulang tahunku yang ke-18, kuputuskan untuk bertemu kembali dan berharap menemukan adikku, Bjarki, yang kuyakini telah menyatu dengan kehidupan di seberang dunia. Masa kecilnya penuh dengan pahit getir menghadapi dinginnya kemiskinan dan bekunya perkotaan hasil kongsi dari ’Negara yang Paling Bahagia’ katanya[2]. Suatu bentuk kengerian telah mengelilingi si ‘beruang kecil’ ini sejak dirinya dilahirkan, lelaki kecil harapan ayahnya itu terbunuh oleh ambisi yang disetir oleh harapan-harapan itu sendiri.  Kini getir ini akhirnya dirasakan oleh kakak tunggal semata wayang keluarganya. Ketika […] - [Ditanyakan Tentang Cita-Cita yang Dimilikinya](https://lppmsintesa.com/ditanyakan-tentang-cita-cita-yang-dimilikinya/): Oleh: Sulistyorini Wahyu Lestari “Mamakk,  Alim dapat ikan lagi.” “Kenapa baru pulang jam segini? Mandi dulu sana, panggil kakakmu itu suruh bantu mamak masak.” Anak laki-laki itu berjinjit menaiki tangga rumahnya. Diletakannya dua ekor ikan hasil tangkapannya sore itu di baskom. Bajunya basah akibat air laut yang bercampur keringat. “Kak Anin dipanggil mamak!!”  “Iya, sebentar.” Sedetik kemudian muncul sulung keluarga itu. Rambutnya masih basah selepas mandi, ditatapnya adik terakhirnya itu. “Baunyaaa, mandi sana!” Anak laki-laki itu hanya terkekeh pelan dan berjalan menuju kamar mandi. Rumah panggung itu dihidupi empat manusia yang memiliki ikatan darah. Keluarga kecil yang hidup seperti kebanyakan keluarga […] - [Liku Panjang Rivalitas Partai Demokrat dan PDIP](https://lppmsintesa.com/liku-panjang-rivalitas-partai-demokrat-dan-pdip/): Penulis: Ishlah Abidin Atmaja Dalam kancah perpolitikan, kita mengenal suatu istilah yaitu partai politik. Partai politik adalah sarana ekspresi yang menjadi perantara bagi kepentingan pemerintah dan rakyat dalam asosiasi yang luas, sarana sosialisasi kebijakan pemerintah, dan sebagai bukti bekerjanya demokrasi (Labolo & Ilham, 2015; Asshiddiqie, 2006). Di Indonesia sendiri, kita mengenal adanya 20 partai politik nasional dan 4 partai lokal (KPU Indonesia, 2019). Di mana partai politik itu, seharusnya mampu menjadi fungsinya, yaitu sebagai jembatan antara para birokrat/aktivis politik kepada masyarakat dan menjadi sebuah instrumen berjalannya demokrasi. Namun baru-baru ini, kembali muncul berita adanya partai politik yang bersitegang, bahkan seakan sudah […] - [Ikhtisar Perjuangan Warga dalam Mempertahankan Bumi Wadas](https://lppmsintesa.com/ikhtisar-perjuangan-warga-dalam-mempertahankan-bumi-wadas/): Menyorot Aksi Represif Aparat Katanya, Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.  Klaim ini didukung oleh keberadaan Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Secara sederhana, UU tersebut memberikan jaminan pada masyarakat untuk mengemukakan pendapatnya. Namun, tampaknya fakta di lapangan tidak semulus peraturan yang telah diundangkan. Bahkan, tidak sedikit konflik ataupun tindakan represif pemerintah yang ditujukan pada rakyat yang menyuarakan keresahannya. Salah satu konflik yang sedang hangat dibicarakan adalah bentrok aparat dengan Warga Wadas terkait penolakan warga terhadap Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendungan Bener di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Dilansir oleh AyoYogya, […] - [Jomboran Melawan: Satu Lagi Kisah Kriminalisasi Warga dalam Konflik Tambang Bagian 2](https://lppmsintesa.com/jomboran-melawan-satu-lagi-kisah-kriminalisasi-warga-dalam-konflik-tambang-bagian-2/): Bagian 2 Jam hampir menunjukkan pukul 11 siang ketika kami menyudahi wawancara dengan Mas Tandi. Kami baru akan mengucapkan terima kasih atas waktunya ketika Mas Tandi bertanya, “Ini tadi kalian dari kampus? Terus, habis ini acaranya kemana?” Kami pun bertatapan bingung satu sama lain. Dengan cengengesan kami menjawab, “Mmm, nggak ke mana-mana, sih, Mas.” Mas Tandi lalu tersenyum. “Ooooh, emang diagendakan ke sini, ya? Kalau emang gitu dan habis ini selo, mau lihat ke bantaran, po?” ajaknya. Dengan gembira, kami pun mengiyakan ajakan Mas Tandi tersebut. Setelah menunggu sebentar, kami pun berkendara beriringan, masuk lebih dalam ke pemukiman Dusun Jomboran.  *** […] - [Jomboran Melawan: Satu Lagi Kisah Kriminalisasi Warga dalam Konflik Tambang](https://lppmsintesa.com/jomboran-melawan-satu-lagi-kisah-kriminalisasi-warga-dalam-konflik-tambang/): Bagian 1 Pagi menuju siang itu cukup terik ketika kami–Aldi, Daffa, dan Sekar–menempuh perjalanan, menembus keramaian Jogja menuju Dusun Jomboran. Setelah berkendara sekitar 40 menit, kami sampai di lokasi yang sebelumnya telah dibagikan melalui aplikasi Whatsapp oleh Mas Tandi, perwakilan dari Paguyuban Masyarakat Kali Progo. Di bawah naungan rumah bercat oranye yang di halamannya terparkir sebuah truk hijau itulah kami kemudian bercengkrama mengenai perlawanan masyarakat Dusun Jomboran, Desa Sendangagung, Minggir, Sleman, melawan dua korporat pertambangan pasir dengan izin yang bermasalah.  *** “Dari awal, proses mekanisme izin yang harusnya ada sosialisasi, edukasi, musyawarah yang nantinya mengarah pada kesepakatan itu tidak pernah sama […] - [Rasisme Masih Ada di Tengah Masyarakat yang Masih Menutup Telinga](https://lppmsintesa.com/rasisme-masih-ada-di-tengah-masyarakat-yang-masih-menutup-telinga/): Beberapa kasus rasisme kembali menggemparkan media tanah air. Kasus ini melibatkan sejumlah tokoh terkemuka, diantaranya adalah Ketua Relawan Pendukung Jokowi-Maruf Amin, Ambroncius Nababan, dan Permadi Arya alias Abu Janda. Kedua tokoh tersebut terang-terangan menghina mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, dalam cuitannya di media sosial. Hal ini memicu konflik yang berkepanjangan. Nababan, dalam kasusnya, diduga membuat konten yang dinilai mengandung unsur rasisme karena menyandingkan gambar Pigai dan seekor gorila dalam suatu kolase. Selain itu, Nababan juga membubuhkan kalimat yang berbunyi “Edodoeee pace. Vaksin kao bukan sinovac tapi ko punya sodara bilang vaksin rabies. Sa setuju pace.” pada gambar yang diunggah pada […] - [Gonta-ganti Kebijakan Bikin Rakyat Aman?](https://lppmsintesa.com/gonta-ganti-kebijakan-bikin-rakyat-aman/): Latar Belakang  Sejak tanggal 13 April 2020, Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyatakan wabah COVID-19 sebagai bencana nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 (Humas Sekretariat Kabinet RI, 2020). Sebelumnya, pemerintah RI telah mengumumkan kasus COVID-19 pertama kali pada 2 Maret 2020 (Nurita, 2020). Kemudian, sampai dengan 29 Januari 2021 pukul 15.15 WIB, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 1.051.795 kasus dan jumlah kematian mencapai 29.518 korban jiwa (Kawal COVID-19, 2021). Angka tersebut menunjukkan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia belum memiliki kecenderungan untuk menurun. Kondisi tersebut memaksa pemerintah untuk mengeluarkan regulasi terbaru mengenai kekarantinaan wilayah pada bulan Januari 2021 berupa Pemberlakuan […] - [Penanganan Pandemi Covid-19 dari Kacamata Karyawan Fisipol: Kesejahteraan sampai UKT](https://lppmsintesa.com/penanganan-pandemi-covid-19-dari-kacamata-karyawan-fisipol-kesejahteraan-sampai-ukt/): Latar Belakang Covid-19 telah mewabah di Indonesia selama berbulan-bulan. Banyak perubahan yang dilakukan setelah pemerintah memberlakukan aturan social distancing atas nama menjaga protokol kesehatan. Pandemi ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, termasuk keluarga dari para mahasiswa UGM. Menghadapi hal tersebut, LPPM Sintesa ingin mengetahui perihal kondisi pekerja yang berada di lingkungan Fisipol UGM selama pandemi ini berlangsung. Kami ingin mengulik lebih lanjut tentang kebijakan yang diambil Fisipol dalam menghadapi situasi krisis masa kini, yaitu dengan memfasilitasi mahasiswa yang ingin mengajukan keringanan UKT. Selain itu, kami juga turut menyoroti tentang upaya Fisipol dalam menghadapi kebijakan penyesuaian UKT kepada mahasiswanya yang […] - [Papua dari Sudut Pandang Gege](https://lppmsintesa.com/papua-dari-sudut-pandang-gege/): Penulis: Jessenia Destarini Asmoro, Ni Made Diah Apsari Dewi, dan Santi Nur Rahayu “Jangan pernah menyatakan bahwa Papua selalu meminta lebih dari apa yang telah diberikan oleh Pemerintah. Apa yang kami minta selama ini merupakan sesuatu yang memang menjadi hak kami sejak dulu,” ujar Gispa Ferdinanda. Gispa Ferdinanda atau yang akrab disapa Gege, saat ini merupakan mahasiswa yang mengambil program studi Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Papua adalah pulau yang tidak lagi asing bagi Gege, oleh karena itu ia sangat memahami dan merasakan luka serta penderitaan yang dialami oleh penduduk Papua. Secara spesifik, Gege berasal dari Manokwari yang […] - [Polemik Pertambangan: Oligarki Batu Bara di Bumi Etam](https://lppmsintesa.com/polemik-pertambangan-oligarki-batu-bara-di-bumi-etam/): Penulis: Saffanatul Afifah & Whafir Pramesty Indonesia telah terkenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah sejak ratusan tahun lalu, pertambangan masuk ke salah satunya. Begitu melimpahnya kandungan bahan tambang yang ada, mengutip dari BP Statistical Review of World Energy (2019), setidaknya dalam rentang 2008–2018, Indonesia masuk ke dalam lima negara penghasil tambang terbesar di dunia, terutama batu bara. Pada 2018, BP menyebutkan bahwa Indonesia memproduksi batu bara hingga 323,3 Ton. Uniknya, 220,3 Ton atau 68,14 persen diekspor ke luar negeri. Jika berasumsi keseluruhan angka tersebut diubah menjadi kapital yang akan digunakan untuk menyejahterakan rakyat Indonesia, tentu akan menjadi angka yang cukup […] - [Kucumbu Tubuh Indahku: Film dengan Isu Sensitif yang Sarat akan Makna Filosofis](https://lppmsintesa.com/kucumbu-tubuh-indahku-film-dengan-isu-sensitif-yang-sarat-akan-makna-filosofis/): Peresensi : Salsabila Erisa Arif Sutradara : Garin Nugroho Produser : Ifa Isfansyah Penulis Skenario : Garin Nugroho Pemain : Muhammad Khan, Raditya Evandra, Sujiwo Tejo, Randy Pangalila, Endah Laras Produksi : Fourcolours Films, Go-Studio Durasi : 1 jam, 46 menit Kucumbu Tubuh Indahku (Memories of My Body) merupakan film karya Garin Nugroho yang menguraikan kisah hidup, konflik batin, serta proses identifikasi diri seorang penari Lengger Lanang. Film yang terinspirasi dari kisah hidup penari dan koreografer bernama Rianto ini menimbun prestasi sekaligus kontroversi atas alur ceritanya yang dianggap bernuansa LGBT. Penolakan terhadap film ini banyak digaungkan di media sosial sehingga menyebabkan […] - [Ibu Sulastri : Nyala-Redupnya Kehidupan dan Nasib Kaum Miskin Marjinal](https://lppmsintesa.com/ibu-sulastri-nyala-redupnya-kehidupan-dan-nasib-kaum-miskin-marjinal/): Penulis: Langit Gemintang M.H dan Salsabila Nur Aini Pada hari Kamis yang panas dan berdebu, seorang ibu berpakaian lusuh berjalan menghampiri setiap meja makan di pusat kuliner Klebengan. Ia bernyanyi dengan cara ala kadarnya sambil menggoyangkan kecrekan di tangan. Satu-dua pengunjung merogoh dompet atau kantongnya lalu memberikan sedikit uang receh atau kertas. Ibu itu bernama Sulastri, seorang perantau kelahiran Magelang yang kini bertaruh nasib di Yogyakarta. Sebelum menjadi pengamen, Ibu Sulastri bersama suaminya dulu bekerja dalam kelompok kesenian kuda lumping dari Ponorogo, Jawa Timur. Kuda lumping adalah tari tradisional Jawa yang menampilkan pasukan berkuda. Makna yang terkandung dalam tarian ini disampaikan […] - [Para Penjual Tabah yang Mengadu Nasib di Kampus Impian](https://lppmsintesa.com/para-penjual-tabah-yang-mengadu-nasib-di-kampus-impian/): Penulis: Maulana Aji Negara & Sayyid Al Murthado Di Universitas Gadjah Mada, tepatnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik terdapat sebuah kantin yang cukup terkenal di kalangan mahasiswa rumpun Soshum karena makanannya yang cukup terjangkau, variatif, dan enak. Kondisi kantin yang bersih dan nyaman semakin menambah daya tarik bagi mahasiswa untuk makan di kantin Fisipol. Kantin Fisipol atau Fisipoint dulunya tidak seindah dan se-modern sekarang karena pada tahun 2018 dilakukan renovasi besar-besaran di Fisipoint. Tanpa diketahui banyak orang, ternyata Kantin Fisipol atau Fisipoint ini memiliki cerita menyedihkan bagi para pedagangnya. Bapak K, Y, dan Ibu E adalah tiga dari sembilan pedagang […] - [Satgas COVID-19 UGM: Menyoal Tuntutan dan Permasalahan di Tubuh Satgas](https://lppmsintesa.com/satgas-covid-19-ugm-menyoal-tuntutan-dan-permasalahan-di-tubuh-satgas/): Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 berdampak pada kegiatan perkuliahan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Salah satunya, perubahan sistem kuliah dari luring ke daring, seiring terus naiknya angka kasus positif COVID-19. Situasi COVID-19 yang dirasa tidak kunjung membaik direspons UGM melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19. Satgas ini merupakan gugus tugas percepatan penanganan Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) yang berstatus sebagai lembaga ad-hoc di bawah Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset.  Satgas yang dibentuk tahun 2020 melalui penetapan Surat Keputusan Rektor UGM Nomor 486/UN1.P/KPT/HUKOR/2020 tentang Satuan Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) Universitas Gadjah Mada ini bertugas mengkoordinasi […] - [Resensi Film: Jakarta Disorder](https://lppmsintesa.com/resensi-film-jakarta-disorder/): Peresensi: Andriyan Yuniantoko Baru saja pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2014, saya menyaksikan film yang berjudul, ‘Jakarta Disorder’. Film ini diputar pada sesi kuliah Politik Perkotaan di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Pemutaran film ini juga dihadiri oleh sang sutradara Ascan Breuer bersama dengan dua orang kawannya, Viktor Jaschke dan Bokir. Saya tidak bercanda dengan nama terakhir. Saya pikir juga tidak ada yang lucu. ‘Jakarta Disorder’ merupakan salah satu bagian dari Trilogi Jawa (Javanese Trilogy) dengan dua film lainnya yakni ‘Paradise City’ dan ‘Riding My Tiger’. ‘Jakarta Disorder’ telah diputar di berbagai kota di Indonesia, […] - [Mengenal Berbagai Rupa Kekerasan dalam Sejarah Indonesia](https://lppmsintesa.com/mengenal-berbagai-rupa-kekerasan-dalam-sejarah-indonesia/): Peresensi : Odilia Enggar R. Judul : Jurnal Sejarah histma: Wajah Kekerasan Masa Lalu Penulis Konten : Iqbal Rizaldin, Dhimas Difka S., Satrio Dwicahyo, Siti Utami Dewi Ningrum, Dimas Fadillah Putra, Iqbal Awal, Adhi Pandoyo Penerbit : Badan Keluarga Mahasiswa Sejarah FIB UGM, Jl. Nusantara 1 Bulaksumur Yogyakarta. Tahun Terbit : 2013 Tebal : iv+79 halaman Harga : Rp15.000 Dalam proses mempelajari sejarah, kisah-kisah yang paling menarik untuk ditelisik adalah yang melibatkan tragedi. Kebiadaban manusia yang telah menjadi cerita masa lalu bisa menjelma momok sekaligus candu dalam pikiran. Membuat setiap orang ingin mengetahui sebab-sebab hal itu terjadi, sambil berharap di masa kini […] - [Nelson Mandela, Menumpas Apartheid Melalui Kegilaannya terhadap Rugby](https://lppmsintesa.com/nelson-mandela-menumpas-apartheid-melalui-kegilaannya-terhadap-rugby/): Peresensi : Agga Barasani Judul Film               : Invictus Tahun                      : 2009 Durasi                      : 134 Menit Sutradara                 : Clint Eastwood Genre                      : Drama, Olahraga Pemeran Utama     : Morgan Freeman, Matt Damon Film ini mengisahkan salahsatu prestasi presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, yang berhasil menghapuskan politik apartheid selama pemerintahannya. Mandela yang diperankan oleh Morgan Freeman dibebaskan […] - [Taman Wisata Iman: Persembahan Dairi Untuk Persatuan Agama](https://lppmsintesa.com/taman-wisata-iman-persembahan-dairi-untuk-persatuan-agama/): Penulis: Desya Israya Tidak banyak yang mengetahui sebuah kabupaten kecil di perbatasan Provinsi Sumatera Utara dan Aceh ini. Kabupaten yang mempunyai banyak potensi alam dan pariwisata yang masih belum dilirik oleh dunia luar. Kabupaten Dairi dengan Sidikalang sebagai ibukotanya. Kota dingin yang terkenal dengan kopinya. Bahkan kopi Sidikalang menjadi kopi terbaik keenam di Indonesia dengan aromanya yang khas. Tampak dan kopi Ida adalah dua produk kopi yang paling terkenal di kota ini.  Selain kopi, Sidikalang juga mempunyai satu hal yang dibanggakan lagi. Sebuah tempat wisata yang bisa dikatakan jarang di Indonesia yakni wisata religi di Taman Wisata Iman Sitinjo, atau sering […] - [Resensi Buku: Pembelaan Perempuan dan Kretek](https://lppmsintesa.com/resensi-buku-pembelaan-perempuan-dan-kretek/): Peresensi : Lalu Rahadian Judul : Perempuan berbicara Kretek Penulis : Abmi Handayani, dkk. Penerbit : Indonesia Berdikari Tahun Terbit : 2012 Tebal Halaman : 320 halaman Kretek dan perempuan merupakan dua hal berbeda. Tetapi, terdapat beberapa persamaan diantara kedua hal tersebut. Hal tersebut menjadi point penting yang kita dapatkan setelah membaca buku Perempuan Berbicara Kretek. Empat puluh esai yang terangkum dalam buku tersebut pada intinya membahas tentang kretek dan fungsinya, sebagai simbol perlawanan perempuan dalam menghadapi stigma yang dilekatkan pada mereka. Latar belakang buku ini diterbitkan adalah, adanya stigma yang saat ini dilekatkan pada diri perempuan perokok. Hal tersebut disebutkan […] ## Pages - [Kontributor](https://lppmsintesa.com/kontributor/): LPPM Sintesa membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin berkontribusi mengirimkan tulisannya untuk diterbitkan. Kami menerima tulisan yang membahas topik sosial dan politik seputar UGM, DIY, maupun nasional. Ketentuan Umum Ketentuan OpiniDalam rubrik opini, isu yang dibahas mengandung aktualitas, kedekatan, kepentingan publik, dan kebaruan. Opini minimal memuat 1.000 kata, tidak termasuk referensi. Ketentuan Sastra: Cerpen dan Puisi1. Panjang cerpen minimal 1.000 kata. Gaya bahasa cerpen sepenuhnya diserahkan kepada penulis. 2. Penulis puisi minimal mengirimkan tiga judul puisi dalam satu berkas. Ketentuan Ulasan: Buku, Film, dan MusikUlasan penulis minimal sepanjang 600 kata. Karya yang diulas berasal dari Indonesia maupun asing. Karya yang diulas […] - [Siniar Kritis Sintesa](https://lppmsintesa.com/siniar-kritis-sintesa/): Siniar Kritis Sintesa - [Organisasi](https://lppmsintesa.com/organisasi/): Struktur Organisasi Pelindung Pemimpin Umum Wakil Pemimpin Umum Sekretaris Umum Bendahara Umum Majelis Mahasiswa Poppy Sulistyaning Winanti Ananda Naufal Waliyyuddin Nasywa Taqqiya Maulida Nurhalimah Rasyel Adzril Saputri Getsamane Eleazar Arapenta Sitepu Divisi Internal Divisi Hubungan Eksternal Media dan Publikasi Penilitian dan Pengembangan Redaksi - [Tentang SINTESA](https://lppmsintesa.com/tentang-sintesa/): Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) SINTESA merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM. LPPM SINTESA didirikan pada tanggal 30 Mei 1984 di Yogyakarta sebagai bentuk perjuangan awal di tengah represi kekuasaan untuk memberi kesadaran betapa perlunya wadah gerak mahasiswa Fisipol UGM agar dapat merespons dan berjuang terus menerus dalam gerak masyarakat demi terwujudnya penghargaan terhadap kemanusiaan. Awalnya, Sintesa merupakan wadah yang berbentuk komunitas. Namun, LPPM Sintesa kemudian resmi menjadi UKM yang berbasis keorganisasian. - [Temukan Kami](https://lppmsintesa.com/temukan-kami/): Temukan Kami - [Pedoman Media Siber](https://lppmsintesa.com/pedoman-media-siber/): Sumber : dewanpers.or.id - [Blog](https://lppmsintesa.com/blog/) - [Home](https://lppmsintesa.com/): INDIKATOR 2023 Flexploitation dalam Ekonomi Platform: Eksploitasi Terselubung di Balik Janji Fleksibilitas Kerja ## Optional - [Agent (MCP protocol)](websites-agents.hostinger.com/lppmsintesa.com/mcp) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)